Tuesday

Pekerjaan Rutin Teknisi

Berikut adalah beberapa masalah laptop yang umum dihadapi :

Sistem Operasi Laptop anda terserang/kena virus
Data terhapus secara tidak sengaja atau terhapus oleh antivirus
Sistem Operasi Laptop crash/hang
BIOS, Sistem Laptop terprotec (lupa password)
Laptop sering muncul pesan error/blue screen
Laptop tidak bisa booting, restart terus-menerus
Laptop tidak mau hidup (mati total), tiba-tiba mati
Laptop cepat panas
CD/DVD Rom tidak dapat membaca disk
Layar LCD tidak ada tampilan
Layar LCD tampilan putih semua (white screen)
Layar LCD tampilan gelap, redup, kurang jelas, samar, bergaris, goyang
Beberapa/semua tombol keyboard bermasalah
Harddisk Laptop bermasalah
Port USB tidak berfungsi
Sound tidak berbunyi
Baterai laptop cepat habis
Wifi tidak berfungsi
dan lain-lain



Berikut adalah beberapa masalah printer yang umum dihadapi :
  • Printer tidak dapat mencetak.
  • Printer Mati Total
  • Halaman cetakan tidak sempurna atau huruf yang tercetak aneh
  • Lampu indikator printer hanya berkedip-kedip (blink)
  • Printer tidak dapat menarik kertas.
  • Kertas tidak keluar sempurna dari printer misalnya : tergumpal, kusut, menggulung, robek dll
  • Hasil cetakan, kosong (blank), bergaris–garis, putus-putus, warna kurang bagus dll.
  • Printer menjadi lambat dalam mencetak
  • Font yang tercetak tidak sama dengan yang tampil di layar monitor.
  • Cartridge Kering, Bocor dll
  • Sekitar 90 persen dari masalah printer berhubungan dengan kesalahan antarmuka / konfigurasi dan error efek khusus. Kemungkinan kesalahan mekanis sangatlah jarang.
Berikut adalah beberapa masalah motherboard yang umum dihadapi :
  • Mengecek kabel sambung power supply utama dan kabel tegangan DC
  • Mengecek kabel sambungan keyboard dan mouse seta monitor
  • Mengecek konfigurasi system CMOS
  • Mengecek semua daughterboard atau card yang terpasang pada slot I/O
  • Mengecek sambungan saklar reset
  • Mengecek posisi kunci keyboard
  • Mengecek semua IC yang terpasang pada mainboard
  • Cek disk boot
  • Periksa semua konektor. Tentu saja, langkah ini diperlukan untuk memastikan bahwa tidak ada satu konektor pun yang terlepas atau tidak tertancap dengan benar.
  • Periksa semua komponen yang melekat. Ini penting untuk memdeteksi, apakah pemasangan prosesor, RAM, VGA Card sudah benar atau belum. Juga untuk memastikan bahwa secara fisik IC-IC di dalam motherboard tidak mengalami kerusakan atau terlepas.
  • Periksa sumber listrik yang masuk melalui power suplay. Untuk memastikannya, periksa dulu suplai listrik dari jala listrik, lalu periksalah output listrik pada kabel-kabel power suplay dengan menggunakan multimeter. Pastikan bahwa output tiap kabel sudah sesuai dengan yang direkomendasikan pada buku manual.
  • Periksa, adakah barang-barang asing yang menggangu jalur motherboard. Kabel, sekrup, kotoran, juga debu bisa mempengaruhi nafas kehidupan motherboard. Gangguan semacam ini, selain membuat lalu lintas data terganggu, bila posisinya strategis bisa menimbulkan hubungan pendek atau konslet.
  • Periksa jumper-jumper, DIP switch, atau pin-pin pengatur setiap fitur dengan teliti dan benar. Pastikan bahwa kita mengacu pada buku manual dan jangan menggunakan ilmu hafalan. Setting yang salah bisa membuat motherboard tak mau hidup.
  • Periksa bagian-bagian motherboard yang melekat pada casing. Hubungan pendek akibat penguncian tanpa isolator antara casing, sekrup pengunci dengan motherboard akan membuat listrik terhenti setiap kali tombol power ditekan.

Anda sedang membaca artikel tentang Pekerjaan Rutin Teknisi dan anda bisa menemukan artikel Pekerjaan Rutin Teknisi ini dengan url http://teknisilaptop-indonesia.blogspot.com/2011/04/pekerjaan-rutin-teknisi.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Pekerjaan Rutin Teknisi ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Pekerjaan Rutin Teknisi sumbernya.